Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Maret 2014

Kisah Seorang Nenek Mencuri Singkong Karena Kelaparan, dan Hakim Menangis Saat Menjatuhkan Vonis

Diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya kelaparan. Namun manajer PT X** ( Y ** grup ) tetap pada tuntutannya, agar menjadi contoh bagi warga lainnya. Hakim Marzuki menghela nafas., dia memutus diluar tuntutan jaksa PU, “maafkan saya”, katanya sambil memandang nenek itu, Saya tidak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. saya mendenda anda 1jt rupiah dan jika anda tidak mampu membayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU”.

Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, sementara hakim Marzuki mencopot topi , membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang sejumlah 1jt rupiah ke dalam topi tersebut dan berkata kepada hadirin.

“Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir diruang sidang ini sebesar 50rb rupiah, sebab menetap dikota ini, yang membiarkan seseorg kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya.

” Sdr panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa .” Sampai palu diketuk dan hakim Marzuki meninggalkan ruang sidang, nenek itupun pergi dengan mengantongi uang 3,5jt rupiah…Termasuk uang 50rb yg dibayarkan oleh manajer PT X *** yang tersipu malu karena telah menuntutnya.

Sungguh sayang kisahnya luput dari pers. 

Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yang bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini bisa di share di media untuk jadi contoh kepada aparat penegak hukum lain agar bekerja menggunakan hati nurani dan mencontoh hakim Marzuki yang berhati mulia.

Semoga dapat menjadikan teladan bagi kita semua.

sumber:http://kisahislami.com

Rabu, 05 Maret 2014

Presiden SBY Bangga Akan Batik Pekalongan

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam rangkaian roadshow ke sejumlah daerah di wilayah pantura, hari ini (5/2/14) berkesempatan mengunjungi International Batik Center (IBC) di Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Beliau bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono, sejumlah menteri dan rombongan disambut oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Pekalongan Drs. H. Amat Antono, MSi.

Dalam agenda tersebut, SBY berkeliling dan melihat-lihat beragam jenis dan motif batik Pekalongan yang dijual di IBC. Beliau nampak antusias dan banyak berdialog, utamanya dengan para pelaku usaha dan perajin batik.
“Batik merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki masa depan cerah. Saat ini batik sudah menjadi kebutuhan gaya hidup. Hal ini dapat menjadi peluang pasar baik skala nasional maupun potensi ekspor. Sebagai contoh, negara tetangga Singapura sudah menjadi pasar terbuka untuk produksi batik, karena masyarakatnya menyukai batik. Bisa dibayangkan jika saat ini penduduk Singapura sekitar 50 juta jiwa, bagaimana jika 10 tahun kedepan yang mungkin saja bisa mencapai 150 juta jiwa. Tentu hal ini bisa menjadi pangsa pasar yang besar, dapat berpengaruh secara signifikan terhadap perekonomian masyarakat dan bangsa”, tuturnya.

 Ditambahkan SBY, usaha produksi batik diharapkan dapat terus ditekuni dan dikembangkan agar lebih maju. “Saya titip kepada Bupati dan Gubernur untuk selalu mengawal dan membimbing usaha batik ini agar terus lestari, tetap kreatif dan inovatif serta lebih maju. Apabila ada kesulitan yang dihadapi para perajin, hendaknya dapat dipermudah misalnya saja terkait permodalan. Saya bangga akan kekayaan budaya bangsa, saya bangga akan batik Pekalongan. Saya harapkan semoga batik di Pekalongan kedepan semakin jaya”, imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Pekalongan Drs. H. Amat Antono, MSi menyampaikan saat ini batik menjadi salah satu solusi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Saat ini produsen batik yang handal terbesar dan terbaik ada di wilayah Kabupaten Pekalongan. “Hal ini menjadi motivasi bagi kita untuk membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik. Saya mengajak seluruh elemen baik perajin, pengusaha maupun pemerintah agar terjadi sinergitas yang baik sebagai daya dorong industri dan investasi batik sehingga mempercepat perekonomian daerah”, jelasnya.

Terkait masalah teknis yang berdampak terhadap lingkungan, seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menurut Antono akan terus diusahakan dan diperbaiki. Penggunaan bahan pewarna alami yang ramah lingkungan juga terus disosialisasikan “Hal ini perlu kita sikapi bersama, karena pemda jelas tidak bisa bertindak gegabah seperti menyetop proses produksi karena industri ini memiliki ribuan unit usaha dengan ribuan pekerja. Oleh karena itu, upaya meminimalisir limbah dan dampak yang ditimbulkan terus kami tingkatkan agar perbaikan lingkungan dan kelangsungan usaha dapat sejalan”, ujarnya.

H. Faelasuf selaku Ketua KADIN Kabupaten Pekalongan sekaligus pengusaha batik, menyampaikan penjelasan terkait batik baik sejarah, proses produksi, tenaga kerja yang terlibat didalam industri batik sampai dengan jenis dan motif batik. “Batik telah menjadi pakaian yang berkelas dan terhormat. Para pegawai pemerintahan juga diwajibkan memakai batik. Industri ini merupakan potensi budaya yang unik dan menjadi identitas jati diri bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kami mengharapkan dukungan dan kerja sama khususnya dari pemerintah agar batik ini tetap terjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitasnya sehingga dapat mengangkat ekonomi rakyat dan membawa nama daerah dan negara ke tingkat nasional”, ujar Faelasuf.

sumber:http://pekalongankab.go.id

Kedatangan SBY Disambut Antusias Warga Pekalongan

KOTA – Kedatangan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Selasa, (4/2) disambut antusias ratusan masyarakat Pekalongan. Masyarakat berbondong-bondong menunggu di halaman stasiun sejak siang hari. Sedangkan rombongan Presiden sendiri, baru tiba di Stasiun Besar Pekalongan sekitar pukul 15.30 sore. Tak hanya dihalaman stasiun, warga juga sudah menunggu kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut di sepanjang rute jalan yang akan dilalui rombongan istana.
SBY tidak sendirian berkunjung ke pekalongan, Presiden di dampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono. Bersama rombongan, juga tampak beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, diantaranya yang terpantau adalah Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, dan masih ada sejumlah menteri lain yang juga turut serta. Sebelumnya, Menteri Sosial Salim Segaf A Jufri telah terlebih dulu sampai di pekalongan pada selasa siang.
Antusiasme masyarakat pekalongan juga membuat kondisi lalu lintas di depan stasiun terpsntsu sempat mengalami krodit. Para pengendara yang lewat, terlihat penasaran dengan sosok sang presiden sehingga mereka memperlambat laju kendaraan yang kemudian membuat kondisi lalu litas disekitar menjadi macet.
Arif Rahman (13), siswa SMP Muhammadiyah Pekalongan bahkan sudah sejak pukul. 13.00 berada di stasiun bersama temannya. Sejak pulang sekolah, dirinya memang sengaja tak langsungsa pulang ke rumah namun memilih mampir ke stasiun untuk melihat dari dekat sosok SBY. “Dari pulang sekolah sudah disini,” aku siswa asal Wiradesa, kabupaten Pekalongan itu.
Selama ini, Arif mengaku belum pernah melihat SBY secara langsung. Dirinya melihat sang Presiden hanya dari layar kaca saja. Untuk itu, momen kedatangan SBY di pekalongan kali ini tak ingin di sia-siakannya untuk bisa melihat SBY secara langsung. “Saya tahu dari spanduk yang dipasang di depan stasiun. Hanya ingin lihat saja bagaimana pak SBY aslinya,” imbuh siswa kelas X tersebut.
Serupa dengan Arif Rahman, kedatangan Presiden di Kota Batik juga tak ingin dilewatkan trisno (56). Dirinya bahkan mengajak serta Cucu nya, Muhammad Zeta SP (5) untuk melihat SBY secara langsung. Trisno bahkan rela meninggalkan rumahnya di Pesindon yang sedang terndam banjir. “Kemarin Banjir, tadi pagi juga masih banjir,” ujarnya.
Usai turun dari kereta, SBY langsung naik ke mobil dengan plat nomor Indonesia 1 bersama Ibu Negara Ani yudhoyono. Rombongan kemudian menuju ke arah barat, informasinya presiden akan terlebih dulu mengunjungi International Batik Center (IBC) dan juga memantau kondisi jalan di pantura.
Kedatangan SBY ke Kota Pekalongan dalam rangka menghadiri peringatan Maulid nabi Muhammad yang digelar Habib Lutfi bin Ali Yahya, Rabu (5/2). kedatangan sang presiden, juga mendapatkan pengawalan ketat dari puluhan petugas gabungan dari TNI dan Polri yang sudah bersiagadi titik-titik lokasi yang akan dikunjungi SBY maupun disejumlah ruas jalan yang menjadi akses utama (nul)
(SUMBER : RADAR PEKALONGAN, 05-02-2014)

Italia lirik Batik Untuk Mode

PEKALONGAN – Batik dari Pekalongan tidak bisa diingkari lagi sebagai warisan budaya lokal maupun dunia. Tak heran kalau salah satu akademi mode tertua di Italia, Koefia, tertarik melakukan kolaborasi budaya mode italia. “Kolaborasi ini nantinya akan disebarkan ke Eropa sehingga batik lebih mendunia,” kata Direktur Artistik Academia Koefia Bianca, Lami Cimiotea didampingi brand ambassador Italia, James Edward de rave dan Yenny Lionawati Calvi serta para jurnalis ruang kerja Walikota Pekalongan, selasa (25/2).
 
Diakui Bianca, ketika melihat langsung perajin batik di Kota Pekalongan seperti di Batik Dian Pelangi, ia sangat kagum dengan teknik pembuatan batik yang benar-benar tidak ada di belahan dunia lainnya. “Batik dari Kota Pekalongan akan kami jadikan rujukan di Italia, selanjutnya akan kami sebarkan luaskan ke seantro Eropa, Maka kami membawa desainer kesini nantinya untuk membuat mode dari batik yang bisa diperagakan di Eropa,” ujarnya.
 
Menurutnya, saat ini generasi tua di Itali memang cukup banyak yang memiliki batik, namun yang mereka miliki sebatas jenis batik untuk pantai yang dibeli di Bali dengan motif bunga saja. Kenyataannya batik yang ada di Kota Pekalongan beragam corak, motif dan warna. “Keberadaan batik ini akan kami kenalkan kembali kepada generasi muda di Eropa,” tuturnya.

Fasilitasi
Sementara Walikota Pekalongan HM Basyir Ahmad menyatakan siap memfasilitasi para desainer Italia. “Kami sangat membuthkan desainer-desainer kelas dunia seperti yang dimiliki Academia Koefia,” katanya. Brand Ambassador Italia, James Edward de Rave mengemukakan nantinya tidak hanya batik saja namun juga kain sarung bisa di batik dengan baik sehingga bisa mengangkat nilau jual sarung itu sendiri. K-28/Ct
 
(SUMBER : WAWASAN, 27-02-2014)

Minggu, 02 Maret 2014

"Presiden ke Depan Harus Akhiri Politik Pencitraan"

VIVAnews - Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu menegaskan bahwa presiden Indonesia terpilih harus mengakhiri politik pencitraan. Sebab, presiden yang terpilih dalam Pemilu 2014 memiliki tantangan sangat berat di bidang kedaulatan pangan, kedaulatan nasional, korupsi yang luar biasa, masalah kesejahteraan, dan kemajemukan.

"Selama 10 tahun ini kita terlalu rapuh. Kewibawaan merosot, rakyat tidak percaya lagi pada institusi kenegaraan," ujar Masinton dalam diskusi bertajuk 'Indonesia Pasca SBY' di Jakarta, Minggu, 2 Maret 2014.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengakhiri masa jabatannya pada Oktober mendatang. Menanggapi masa depan Presiden RI, Ekonom dari Universitas Tirtayasa Banten Dahnil Anzar memiliki pandangan lain. Dia menilai, siapapun pemimpin Indonesia akan mewarisi kegagalan-kegagalan di zaman Soeharto.

Zaman Soeharto merupakan era eksploitasi, dimana Indonesia berhutang besar-besaran ke luar negeri. Di tahun 1998-an itu, masyarakat melakukan konsumsi besar-besaran.

"Siapapun yang memimpin pasca Soeharto akan melakukan normalisasi ekonomi. Saat ini semua mengatakan 'enakan zaman Soeharto toh', padahal saat itu mereka hidup dari eksploitasi dan berhutang," ungkap dia.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesian Maritime Institute Y Paonganan lebih fokus ke masalah maritim. Presiden RI, imbuhnya, harus punya visi maritim sebab tahun 2015 akan menjadi tahun masyarakat ekonomi ASEAN.

"Perdagangan yang paling menjanjikan adalah di laut. Tapi industri maritim Indonesia sekarang ini tidak begitu bagus," kata dia.

Menjawab semua itu, politisi Partai Demokrat Kastorius Sinaga mengungkapkan selama 10 tahun pemerintahan SBY, banyak capaian dan rintangan yang dilalui. Dia juga mengklaim devisa yang berhasil dikumpulkan selama 2013 cukup besar.

Sebelumnya, Bank Indonesia mengumumkan nilai cadangan devisa Indonesia per Januari 2014 mencapai US$ 100,3 miliar. Angka ini naik 1,3 miliar dibandingkan posisi Desember 2013 sebesar US$ 99,4 miliar.

"Ada kemajuan-kemajuan dimana kita lihat ini harus dilanjutkan. Tahun 2015 kita akan masuk ekonomi ASEAN. Siapapun presidennya, kita harus realistis," jelas dia.

Presiden mendatang, kata dia, harus lebih mengoptimalkan otonomi daerah, ketahanan energi, dan ekonomi.

Perhelatan Jogja Air Show 2014 Pecahkan Dua Rekor MURI

VIVAnews - Perhelatan Jogja Air Show 2014 mengusung tema Pelangi Nusantara 2014 diikuti lebih dari 1.000 atlet dari dalam negeri dan 13 atlet dari mancanegara. Perhelatan itu tercatat dalam Musem Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan dua kategori.

Kategori yang dimaksud yakni pemrakarsa penerjun pita terpanjang dan pemrakarsa penerbang pesawat chuck glider aeromodelling terbanyak.

"Untuk penerjun pita terpanjang yaitu 1.000 meter memecahkan rekor MURI yang sebelumnya hanya dengan panjang 342 meter oleh FASI Sulawesi dan penerbang pesawat chuck glider aeromodelling terbanyak dengan 786 pesawat. Dua rekor MURI itu tercatat pada nomor 6.387 dan 6.388," kata Paulus Pangka, Senior Manager MURI disela-sela penutupan Jogja Air Show 2014 di Pantai Depok, Kabupaten Bantul, DIY, Minggu 2 Maret 2014.

Paulus mengatakan, untuk rekor pemrakarsa penerjun pita terpanjang diserahkan kepada Menteri Pemuda dan Olah Raga, Roy Suryo sedangkan untuk rekor MURI pemrakarsa penerbang pesawat chuck glider aeromodelling terbanyak diserahkan kepada Marsma TNI, Agus Munandar, yang juga Danlanud Adisutjipto Yogyakarta.

"Saya mewakili Bapak Jaya Suprana menyerahkan dua rekor MURI kepada para pemrakarsanya," paparnya.

Perhelatan Jogja Air Show 2014 disaksikan oleh ribuan wisatawan di Pantai Depok. Selain itu, juga dilakukan lauching Indonesia Airosport Center oleh Roy Suryo disaksikan oleh Bupati Bantul, Sri Suyawidati dan Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam IX serta jajaran pengurus FASI DIY.

"Run Way yang ada di Pantai Depok, dahulu hanya 400 meter kini diperpanjang menjadi 800 meter dan sangat ideal untuk landing pesawat ukuran kecil, paramotor dan jenis olah raga dirgantara lainnya sehingga kita launching menjadi Indonesia Airosport Center," ujar Roy Suryo.

Sementara itu, lokasi untuk take off bagi para penerjun payung, paralayang, gantole yang berada di Watu Gupit yang berada pada bukit disisi timur Pantai Parangtritis dan masuk wilayah Gunungkidul mendapat jaminan dari Gubernur DIY.

Gubernur menjamin lokasi itu akan tetap lestari dan tak tergusur dengan pembangunan perumahan meski tanah dibukit itu adalah milik warga.

"Pemerintah DIY nantinya akan membebaskan tanah yang biasa digunakan untuk take off para atlet olah raga dirgantara," imbuhnya.

Bupati Bantul, Sri Suryawidati, mendukung dijadikannya run way di Pantai Depok sebagai Indonesia Airosport Center karena akan mendukung pembinaan olah raga dirgantara di Yogyakarta bahkan ditingkat Nasional.

"Disisi lain adanya acara Jogja Air Show yang dilakukan setiap tahunnya di Pantai Depok ini akan mendorong kunjungan wisatawan ke Pantai Selatan Kabupaten Bantul," katanya.

Jumat, 28 Februari 2014

Bank Permata Turunkan Target Pertumbuhan Kredit Tahun ini

Merdeka.com - Bank Permata Tbk (BNLI) menargetkan pertumbuhan kredit wholesale hanya 15 persen tahun ini. Target tersebut lebih kecil ketimbang pertumbuhan pertumbuhan kredit tahun lalu yang mencapai 36 persen.

"Total kredit Permata itu Rp 118,8 triliun. Total Wholesale sampai dengan Desember itu sekitar Rp 57,5 triliun, jadi hampir separuh dari total kredit yang salurkan oleh perseroan. Pertumbuhan kita cukup besar sekitar 36 persen dibanding tahun sebelumnya, tahun ini hanya 15 persen," kata Direktur Wholesale Bank Permata Roy Arfandy di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (28/2).

Roy menjelaskan, perseroan menekan laju pertumbuhan kredit sesuai arahan Bank Indonesia yang mematok pertumbuhan kredit perbankan di kisaran angka 15-17 persen tahun ini.

"Kita juga melihat kondisi perekonomian belum membaik jadi kita harus lebih konservatif sehingga NPL itu tidak naik," jelas Roy.

Tahun lalu, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) perseroan secara keseluruhan sekitar 0,3 persen. Dengan pertumbuhan kredit yang konservatif tahun ini, perseroan mematok NPL di kisaran yang sama dengan tahun lalu. Untuk dana pihak ketiga, ditargetkan tumbuh 20 persen.

"Tahun ini kita akan menjaga rasio NPL sama dengan tahun lalu, kita berharap dengan pendekatan yang lebih konservatif, NPL itu tidak naik tahun ini," jelas Roy.

Untuk menjaga pertumbuhan kredit, perseroan akan fokus menggarap sektor yang dinilai terbukti tahan terhadap guncangan ekonomi. Khususnya sektor yang mengandalkan domestik market. Perseroan juga menerapkan pendekatan berbasis value chain kepada nasabah wholesale yang telah ada.

Berbahaya, Jangan Hirup Kabut Asap Riau!

JAKARTA - Peristiwa kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau menyebabkan kabut asap yang menyelimuti udara di Kota Pekanbaru, Riau.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak menghirup kabut asap tersebut karena berbahaya.

"Ada beberapa tempat yang sangat mengganggu, jangan hirup asap itu," kata Nafsiah di halaman Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2014).

Kementerian Kesehatan kata dia, juga telah menyediakan obat-obatan untuk masyarakat sekitar. Ia juga mengimbau agar masyarakat selalu menyiapkan masker. 

"Pertama ya harus siapkan masker, karena efeknya dapat membuat sakit paru-paru dan iritasi pada mata serta kulit. Makanya kita siapkan obat-obatan," ujarnya.

Nafsiah menjelaskan, pemerintah pun sudah mengirimkan bantuan obat-obatan ke sejumlah provinsi untuk mengantisipasi bencana.

"Sudah kita kirim dan kita distribusikan ke daerah-daerah rawan bencana," tukasnya. 

sumber:okezone.com

Asyik Mencangkul, Tukang Kebun Ini Kaget Temukan Mortir

Bandung - Satu bahan peledak jenis mortir ditemukan di area perkebunan milik PT DAM Utama Sakti Prima di Kampung Cipicung Hilir, RT 5 RW 2, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, sekitar pukul 09.00 WIB, Jumat (28/2/2014). Tukang kebun, Dadi Supriadi, menemukan mortir berkarat itu sewaktu hendak memindahkan pohon.

"Tadi Pak Dadi lagi menggali tanah, mau pindahkan pohon cempaka. Lalu paculnya terkena mortir," jelas Iyus Setiawan, Ketua RW 5, di lokasi penemuan mortir.

Menurut Iyus, seketika Dadi menghentikan aktivitas dan melaporkan kepada polisi. "Waktu dicek, benda berada di dalam tanah itu memang mortir," ucap Iyus.

Belum diketahui apakah motir tersebut aktif atau tidak. Area sekitar kebun atau tempat mortir ditemukan itu dipasang garis polisi. Tim Identifikasi Polrestabes Bandung mengecek lokasi sambil menungu Tim Jihandak Satbrimob Polda Jabar.

"Mortir berukuran panjang 40 sentimeter dengan diameter 12 sentimeter," kata Iyus.

sumber:detik.com

Ini Kata Jokowi Soal Speaker Bus Tingkat Wisata yang Tak Terdengar

Jakarta - Speaker bus tingkat wisata 'City Tour Jakarta' tidak terdengar hingga ke tingkat 2. Gubernur DKI Jokowi memerintahkan pihak terkait untuk memperbaikinya.

"Ini memang selama 3 bulan masih uji coba. Masih ada koreksi, ada masukan, ada kekurangan. Ini nanti saya perintahkan untuk diperbaiki," ujar Jokowi saat dicegat wartawan di kawasan Palmerah usai bersepeda, Jumat (28/2/2014).

Jokowi belum akan menambah armada bus tingkat wisata tersebut. Dia masih akan memperbaiki kerusakan-kerusakan di bus tersebut.

"Sekarang armadanya belum banyak. Kita lihat dan perbaiki ini dulu. Sudah nggak ada masalahlah. Tour guide-nya juga sudah bagus. Standar tour guide-nya dinas pariwisata yang tahu," tuturnya.

5 Bus tingkat wisata 'City Tour Jakarta' mulai beroperasi pada Senin (24/2/2014). Pada hari Senin-Sabtu, bus melayani wisatawan mulai pukul 09.00 - 19.00 WIB. Untuk hari Minggu, karena ada car free day maka bus beroperasi mulai pukul 12.00 WIB - 19.00 WIB.

Bus ini melewati 9 halte dengan rute Balai Kota-Thamrin Sarinah-Bundaran HI depan hotel Hyatt-Museum Nasional-Pasar Baru-Pecenongan-Djuanda-Istiqlal-Monas. Penumpang bebas naik dari halte mana saja, dan turun di halte yang diinginkan. Semua gratis.

sumber:detikNews.com

Kamis, 27 Februari 2014

Korban Gunung Kelud Jual Sapi untuk Biaya Hidup

Metrotvnews.com, Malang: Produksi susu segar dari peternakan sapi perah di daerah bencana letusan Gunung Kelud, Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih terhenti total pascaerupsi kendati gunung sudah berstatus siaga.

Penyebabnya karena kondisi korban bencana di sentra peternakan sapi perah di Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Kasembon belum pulih.

Sejauh ini warga masih membersihkan rumah yang tertimbun material vulkanis, dan memperbaiki atap rumah yang rusak.

Selain itu hewan ternak kekurangan pakan. Bahkan sebagian sapi milik warga dijual dengan harga murah. Sapi perah di dusun setempat dijual Rp9 juta dari harga sebelum erupsi mencapai Rp15 juta per ekor. Uangnya untuk biaya hidup.

"Warga banyak yang takut sapi mereka mati terkena letusan Gunung Kelud lagi, sehingga tergerak menjualnya meskipun dengan harga murah," tegas warga korban erupsi di Desa Kutut Sambirejo, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Malang, Endik Setiyawan, Kamis (27/2).

Ia menjelaskan populasi sapi dipastikan berkurang drastis, sebab selain dijual juga banyak sapi yang diungsikan ke luar Ngantang. Mereka berusaha menyelamatkan hewan ternak ke luar daerah bencana terparah radius 5 kilometer tersebut untuk memberikan pakan secara cukup.

"Itu sebabnya aktivitas memproduksi susu segar berhenti total," tuturnya.

Sedangkan bantuan pakan hijauan dan konsentrat yang disalurkan pemerintah tidak mencukupi kebutuhan.

"Bantuan pakan hiajauan hanya satu ikat sekitar 5 kilogram. Bantuan itu kurang sebab satu ekor sapi setidaknya butuh dua ikat pakan hijauan per hari," ujar peternak yang memiliki 2 ekor sapi tersebut.

Akibatnya produksi susu segar turun drastis maksimal hanya 3-6 liter per hari dari sebelumnya bisa mencapai 10 liter per hari. Produksi susu itu dikonsumsi sendiri untuk menambah nutrisi keluarga pascabencana.

Pristiyo Budi dan Nuriyanti, warga Dusun Kutut Sambirejo yang juga peternak sapi perah mengalami kondisi serupa. Empat ekor sapi perah miliknya belum memproduksi susu karena setelah banjir lahar Sungai Sambong menutup jalan utama Bendungan Selorejo, tidak ada yang mengambil susu peternak setempat.

"Susu segar kami konsumsi sendiri, dan sekarang berusaha merawat sapi meskipun pakannya minim. Lihat saja, sapi menjadi kurus," kata Pristiyo.

Sementara itu, Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Malang menyatakan masih melakukan pendataan populasi sapi di daerah bencana, termasuk mendata produksi dan hutang peternak di koperasi.

Staf Pengurus GKSI Malang Dii Sugianto mengatakan produksi susu segar turun drastis dari 13 liter per ekor per hari menjadi hanya 3 liter per ekor per hari. Penurunan produksi itu terjadi karena kekurangan pakan dan banyak sapi yang stres sejak erupsi Kelud.

Data yang dihimpun GKSI menyebutkan sejak Gunung Kelud meletus pada Kamis (13/2) sampai sekarang kehilangan produksi susu di Kecamatan Pujon sebanyak 92 ton per hari, Kecamatan Ngantang 62 ton per hari dan Kecamatan Kasembon 9 ton per hari.

Sedangkan jumlah sapi milik anggota GKSI di Pujon sebanyak 18.000 ekor, Ngantang 15.000 ekor dan Kasembon 3.000 ekor. Populasi sapi perah di Malang itu terbesar dari total sapi anggota GKSI di Jatim sebanyak 164.000 ekor.

Untuk produksi susu segar Jatim bisa mencapai 570 ton, terjadi penurunan cukup besar dari kapasitas produksi pada 2010-2012 yang bisa mencapai 900 ton per hari.

"Penurunan susu segar di Jatim karena peternak tergiur menjual sapi setelah harga daging mahal. Pascabencana Gunung Kelud, produksi susu bisa jadi turun lagi karena banyak sapi yang dijual," tukasnya.

sumber:metronews.com

MA Akui Putusan Hakim Terpengaruh Berita Media

INILAHCOM, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) mengakui opini yang berkembang di media massa kebanyakan berpengaruh terhadap putusan hakim.

Hakim tidak lagi memutus suatu perkara berdasarkan bukti dan fakta-fakta di persidangan. Tetapi apa yang terjadi dan menjadi pemberitaan media massa.

"Idealnya memang hakim itu memutus perkara berdasarkan hukum dan fakta persidangan, sesuai dengan hati nurani. Namun ketika media memberitakan kasus yang sedang berjalan menjadi membangun opini saat itu, mempengaruhi persepsi hakim," ujar Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Mahkamah Agung (Kapuslitbang MA) Basuki Rekso Wibowo, di Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Basuki tak menampik, adanya anggapan perkembangan berita di media massa dalam suatu kasus, sehingga mempengaruhi putusan hakim.

Untuk itu, Puslitbang MA akan mengadakan penelitian tentang pengaruh opini media massa terhadap kemandirian hakim.

"Kami ingin mengetahui apakah opini yang dibangun media berpengaruh terhadap independensi hakim dalam memutus perkara," ujarnya.

Penelitian tersebut direncanakan akan berlangsung selama tiga bulan dan menggelar forum diskusi dengan mengundang media dan hakim.

"Ini baru mau mulai. Kita butuh masukan dari teman-teman hakim, dan teman-teman media. Media diharapkan memberikan masukan terkait dengan apa sih kebebasan pers, batasnya dimana. Sebab pemberitaan sering melakukan preassumption of guilty," tukasnya.

sumber:http://nasional.inilah.com

Pesawat Batal Mendarat di Padangpariaman Akibat Kabut Asap

Padangpariaman (ANTARA News) - Dua pesawat dari dua maskapai berbeda batal mendarat di Bandara Udara Internasional Minangkabau (BIM) di Padangpariaman, Sumatera Barat akibat kabut asap yang menyebabkan jarak pandang di landasan hanya sekitar 700 meter.

Dua maskapai tersebut yaitu Air Asia dari Kuala Lumpur dan Citilink dari Batam sehingga keduanya terpaksa kembali ke bandara asal, kata Kepala Divisi Operasional PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Joko Sudarmanto di Padangpariaman, Kamis.

Joko mengatakan keputusan batal mendarat diambil oleh dua maskapai tersebut dengan pertimbangan jarak pandang yang terbatas karena dikhawatirkan membahayakan keselamatan penerbangan.

Ia mengatakan, keputusan tetap beroperasi atau membatalkan penerbangan diserahkan kepada masing-masing maskapai, namun semua pihak harus tetap memperhatikan aspek keselamatan.

Sementara itu aktivitas penerbangan maskapai lainnya masih berjalan dengan normal dan tetap beroperasi seperti biasa kendati ada penundaaan.

Ia mengatakan jarak pandang minimal masing-masing pesawat udara berbeda-beda tergantung standar operasi dan penilaian pilot.

Kepada calon penumpang ia meminta agar bersabar jika penerbangannya mengalami penundaan karena kondisi bandara yang diselimuti kabut asap.

"Penundaaan terjadi murni akibat faktor alam, bukan dari aspek teknis operasional maskapai oleh sebab itu harap dimaklumi," kata dia.

Sebelumnya, Analisis Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping Padang Yuni Fitria mengatakan jarak pandang di daerah ini hanya berkisar 700 meter hingga 900 meter akibat kabut asap.

sumber:antaranews.com

Empat Harimau Berkeliaran Saat Hutan Riau Terbakar

Pekanbaru (ANTARA News) - Sebanyak empat ekor harimau Sumatera berkeliaran di wilayah Kabupaten Bengkalis, Riau, saat kawasan hutan di daerah itu terbakar sehingga keberadaannya membuat ketakutan pasukan pemadam kebakaran.

"Pagi ini saya ditelepon anggota saya, semua anggota pemadam kebakaran berlarian karena terlihat ada seekor harimau membawa anaknya berkeliaran," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkalis M. Jalal kepada Antara di Posko Tanggap Darurat Asap di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis.

Ia mengatakan, habitat harimau sumatera di kawasan hutan yang berada diperbatasan Bengkalis dan Kota Dumai ikut terbakar membuat satwa liar keluar dari sarangnya. Induk harimau beserta anaknya itu terlihat di Dusun Bukit Lengkung, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu.

Jalal mengatakan dua ekor harimau dewasa lainnya juga terlihat di Desa Temiang masih di kecamatan yang sama. Menurut dia, luas lahan dan hutan terbakar di Bengkalis saat ini diperkirakan mencapai sekitar 3.629 hektare (ha), dengan lokasi terluas di daerah Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu, yang mencapai 2.000 ha.

Sebagian besar lokasi kebakaran berada di kebun kelapa sawit milik warga yang berusia 5-6 tahun dan sudah produktif, serta kebun akasia milik perusahaan hutan tanaman industri PT SPA. Kebakaran terjadi sejak tanggal 20 Februari lalu yang sulit dipadamkan akibat sumber air mengering, dan jarak pandang hanya mencapai 10-20 meter akibat asap pekat yang menyesakan.

"Kami sadar harimau itu pasti juga ketakutan karena asap sangat pekat, karena itu kami lebih baik menghindar dan melaporkan kejadian ini ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau supaya bisa mengamankan harimaunya," kata Jalal.

Sebelumnya, jejak harimau juga terlihat di daerah Barak Aceh yang menjadi tempat pengungsian 125 orang warga Tanjung Leban selama kebakaran melanda daerah itu. Jalal mengatakan warga kini merasa cemas di pengungsian.

"Kalau hari sudah gelap warga di pengungsian tidak berani keluar sendiri untuk buang air kecil, takut tiba-tiba ketemu harimau," katanya.

sumber:antaranews.com